
Oleh: zen naqsyal el-haq
>Setiap dari diri kita pastilah membutuhkan sebuah keajaiban yang besar dalam setiap detik hidup, jika kita menilik pada golongan tertentu, manusia merasa bahwa sebuah keajaiban haruslah dicari sendiri, tapi untuk golongan yang religius, memproklamirkan bahwa selain manusia berusaha haruslah juga mengutamakan doa`nya, jadi selain bekerja keras dalam level fisik (surface) manusia juga harus bekerja keras dalam level hatinya (deep).
Hmm.. tapi aneh dan nyatanya dari sini ada satu titik kesepakatan dari fenomena ini, bahwa manusia selalu rindu akan adanya sesuatu yang tidak bisa diungkapkan namun mereka bisa merasakannya, yach.. rasanya ada yang hilang dari manusia itu sendiri atau yang sering kita sebut dengan soulmate (belahan jiwa). Dari sini manusia (kita) mencoba bervisualisasi jika sudah menemukan belahan jiwanya, hidup akan terasa indah, nyaman, tenang dan bahagia, dan secara otomatis hidup akan mudah untuk dijalani ke depan.
Saya sendiri juga kurang tahu bagaimana untuk menemukan belahan jiwa kita, namun yang jelas dari sekian banyak kejadian kesemuanya bersepakat bahwa belahan jiwa adalah apa yang bisa kita rasakan enak, nyambung, berperasaan sama, yang mampu mengisi apa yang kurang dari diri kita.yang jelas soulmate akan membuat kita merasa nyaman didekatnya, mendengar ataupun berbicara kepadanya. (pokoknya nyambung banget gitu lah…)
Soulamate yang pasti suatu kerinduan dimana kita selalu dan ingin membutuhkanya baik disaat sedih maupun susah (he..he sama aja ya..) ataupun bahagia.
Nah, dari sini kita sering lupa, apa tujuan kita yang sebenarnya, "ingin merubah keadaan atau ingin dirubah keadaan"….?
Ups…! Bingung..???!!
Tenang dong..! bingung itu bagian dari proses pemahaman kok, kalau mau paham bukanya harus bingung dulu..? kurang sedap banget kan kalau langsung paham tanpa kebingungan dulu..?????are you ready
Atau kita bisa membagi kejiwaan manusia kedalam kedua aliran besar; yang pertama orang yang merasa soulmate itu adalah orang yang harus dicari, yang kedua adalah soulmate tidak lain adalah diri kita sendiri yang menyediakan diri sebagai belahan jiwa orang lain….!g'seharusnya di cari tapi rasa itu akan ada dalam hati kita tatkala kita mengenal orang lain so berkaitan dengan tema bukan?
Sebenarnya sah-sah saja kita mau pilih yang mana, namun kita juga harus melihat option yang lain pula, karena kalau kita terlarut dalam mencari soulmate kita, sedikit banyak kitalah yang akan cenderung sakit hati. Anda kecewa bukan jika mempunyai harapan yang besar namun kandas ditengah jalan begitu saja..?walaupun harapan itu kagak tercapai tapi keyakinan di hati yang perlu kita perjuangkan
Jika self talk kita sering bertanya "kapan ya aku menemukan soulmate ku..?" maka coba biarkan pikiran anda yang lain untuk berargument: "sudah layakkah aku menjadi prasyarat soulmate bagi orang lain..?"
Gampanganya, kita hanya harus mampu dan sengaja melihat pilihan atau option yang diciptakan pikiran kita yang lain, siapa tahu pikiran kita yang sering kita tolak jangan-jangan mampu memberikan solusi dari berbagai masalah kita, contoh kecilnya seperti mencari belahan jiwa kita ini kan..? kita hanya mengubah focus saja kok..! simple and dahsyat kan..?
Diakhir penghujung tulisan ini saya hanya ingin menekankan kembali, bahwa selain bekerja dengan semangat dalam level fisik (lahiriah) pergunakanlah atau izinkanlah hatimu untuk membantu (batiniah), fokuskan pada apa yang sering anda lalaikan, lihat dengan cermat segala kemungkinan yang ada, kurang lebih seperti itulah yang mas Erbe Sentanu katakan pada saya..
Oke guys, have fun.!!!
Salam senang selalu
And
Selalu lihatlah sisi yang lainya.
0 komentar:
Posting Komentar
salam senang selalu